Panduan Penggunaan Go-Tunnel

Dokumentasi ini menjelaskan langkah-langkah untuk menghubungkan layanan lokal Anda ke internet menggunakan go-tunnel, mulai dari konfigurasi di sisi server (Web UI) hingga menjalankan client.

1 Persiapan di Web UI (Server)

Sebelum client dapat terhubung, Anda harus menyiapkan akses dan mendaftarkan konfigurasi di server melalui Web UI.

  • Daftarkan Subdomain: Gunakan fitur Manage Domains untuk mendaftarkan subdomain secara manual, atau biarkan sistem menghasilkan subdomain secara otomatis (auto-generate).
  • Buat Konfigurasi: Buka menu Manage Configs dan buat konfigurasi baru. Tentukan Config Name dan daftarkan Hostname (dari Manage Domains) serta Target Lokal Anda (misal: 127.0.0.1:8080).

Mode: http

Digunakan untuk aplikasi web standar. Gateway menangani SSL/TLS dan meneruskan trafik HTTP biasa ke target lokal Anda.

Mode: https

Gunakan jika target lokal Anda sudah memiliki SSL sendiri. Gateway akan meneruskan trafik terenkripsi secara langsung ke target.

Mode: tcp

Untuk layanan non-HTTP seperti SSH (port 22) atau Database. Meneruskan aliran data TCP mentah tanpa modifikasi protokol.

2 Autentikasi (Client Login)

Karena konfigurasi sekarang disimpan terpusat di server, Anda hanya perlu melakukan login sekali saja menggunakan CLI client dari terminal Anda.

$ gotunnel login

Anda akan diminta untuk memasukkan Username dan Password akun portal Anda. Jika berhasil, kredensial (token) akan disimpan secara aman di komputer lokal Anda.

3 Menjalankan Tunnel

Untuk melihat daftar konfigurasi yang telah Anda buat di server, gunakan perintah gotunnel list. Untuk mulai mempublikasikan layanan lokal Anda, cukup jalankan nama konfigurasi tersebut:

$ gotunnel run <nama_config>

Client akan mengunduh pemetaan port dari server dan otomatis membentuk koneksi tunnel yang aman. Jika berhasil, layanan lokal Anda langsung dapat diakses publik!

4 Konfigurasi Custom Domain

Jika Anda ingin menggunakan nama domain Anda sendiri (misalnya app.namaperusahaan.com) alih-alih menggunakan subdomain default, ikuti langkah-langkah berikut:

1

Konfigurasi DNS (CNAME)

Buka panel DNS management domain Anda (seperti Cloudflare atau Namecheap) dan tambahkan record CNAME yang mengarah ke gateway server tunnel ini.

Type Name Content TTL
CNAME app (Subdomain) gate.gotunnel.kristiawan.my.id Auto / 3600
CNAME @ (Root Domain) gate.gotunnel.kristiawan.my.id Auto / 3600
2

Registrasi di Portal (Web UI)

Setelah DNS dikonfigurasi, Anda harus mendaftarkan domain tersebut di menu Domain Manager portal ini agar diizinkan untuk melakukan tunneling.

  • Klik menu Manage Domains di sidebar utama.
  • Klik tombol + Add Domain.
  • Pilih tipe Manual dan masukkan hostname lengkap Anda (misal: app.namaperusahaan.com).
3

Update Konfigurasi di Web UI

Pilih konfigurasi Anda di menu Manage Configs, lalu tambahkan pemetaan baru menggunakan domain custom yang telah diregistrasikan tersebut. Setelah disimpan, cukup restart tunnel di terminal Anda menggunakan perintah gotunnel run <nama_config>.

Tentang SSL/TLS Otomatis

Sistem akan secara otomatis melakukan proses negosiasi dan meng-generate sertifikat SSL/TLS (Let's Encrypt) gratis untuk custom domain Anda saat trafik pertama kali masuk. Pastikan DNS Anda sudah merambat (*propagated*) dengan benar sebelum mengaksesnya.